Death Note
Cerita Death Note berawal ketika
Light Yagami menemukan sebuah buku yang ternyata milik seorang Shinigami (Dewa Kematian) bernama
Ryuk
(Ryuku). Di dalam Death Note milik Ryuk, terdapat cara menggunakan
Death Note yang ditulis olehnya sendiri. Death Note ini kemudian
digunakan untuk mewujudkan idealismenya yaitu untuk menciptakan dunia
baru yang bersih dari kejahatan, dengan dirinya sebagai Dewa.
Kemudian Death Note ini dia gunakan untuk membunuh para kriminal.
Mendapatkan data para kriminal dari televisi maupun mencuri data
kepolisian pusat (ayahnya,
Shoichiro Yagami adalah seorang
polisi). Ternyata tindakannya ini mengundang berbagai reaksi, baik dari
masyarakat, para petinggi Jepang, bahkan dari para petinggi
internasional. Kebanyakan masyarakat setuju dengan tindakan pembersihan
dunia itu, namun para petinggi tidak menyetujuinya karena tindakan
tersebut bertentangan dengan Hak Asasi Manusia.
Tidak hanya itu hambatan yang ditemui Raito (yang dijuluki
KIRA, sebutan untuk Killer dalam dialek Jepang) untuk mewujudkan dunia yang bersih, dia juga harus berhadapan dengan
L yang selanjutnya dikenal dengan nama
Ryuzaki (nama asli L adalah
L Lawliet). L adalah seorang detektif profesional muda bertaraf internasional yang hanya bergerak di belakang layar. Setelah bertemu L Lawliet,
jalan cerita "Death Note" menjadi semakin menarik (ditambah dengan
munculnya Kira Kedua dan sebagainya, dalam versi anime dan manganya).